Jumat, 19 Februari 2010

Profil Kabupaten Tabanan


Kabupaten Tabanan adalah sebuah kabupaten di provinsi Bali, Indonesia. Ibu kotanya berada di Tabanan. Kabupaten ini secara geografis terletak antara 814'30" - 830'70" Lintang Selatan dan 11454'52" - 11512'57" Bujur Timur. Wilayah Kabupaten Tabanan di sebelah utara berbatasan dengan kabupaten Buleleng, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Badung sedangkan sebelah barat berbatasan dengan kabupaten Jembaran dan sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Hindia. Luas wilayah Kabupaten Tabanan 839,33 Km2 yang terbagi menjadi sepuluh kecamatan.

Kabupaten ini memeng cukup beruntung, dianugerahi dua wilayah topografis: pegunungan dan pantai. Semua wilayahnya bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Bahkan luas areal sawah 23.154 hektar, terluas di seluruh Bali. Padi ditanam di seluruh wilayah kecamatan menggunakan sistem pengairan subak. Sistem pengairan yang mendapat air langsung dari sungai atau mata air yang dibendung, selanjutnya dialirkan ke suatu hamparan sawah yang disebut Pesedahan Yeh. Hasil-hasil pertanian Tabanan yang berfungsi memenuhi kebutuhan pangan Bali dipasarkan sebagai bahan mentah. Untuk andalan tanaman pangan lainnya adalah komoditas sayur-sayuran. Komoditas yang banyak dihasilkan daerah bertopografi tinggi seperti Baturiti ini untuk memenuhi kebutuhan sayurmayur hotel, restoran, dan supermarket di Bali.

Selain tanaman pangan, pertanian juga mengandalkan peternakan. Didukung oleh ketersediaan pangan dari jagung, peternakan memberi kontribusi terhadap kegiatan ekonomi. Ternak unggulan kabupaten ini adalah ayam. Peternakan ayam buras, petelur, dan pedaging terpusat di Desa Udu dan Bolangan, Kecamatan Penebel.

Kabupaten cukup terkenal dengan industri kerijanan. Industri yang banyak berkembang merupakan industri kecil kerajinan rakyat, seperti industri kerajinan anyaman, bambu, kayu, keramik, gerabah, logam, dan perak. Tercatat 154 sentra industri kerajinan rakyat yang tersebar di beberapa lokasi. industri kerajinan keramik merupakan komoditi andalan kabupaten Tabanan industri ini berkembang di Desa Pejaten, kecamatan Kediri, kabupaten Tabanan. Meski industri pengolahan tidak berbicara banyak, komoditasnya dipasarkan ke Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Denmark, Jerman, Korea, Spanyol, Perancis, Singapura, dan Australia.

Tabanan memiliki obyek wisata yang tercantum dalam peta obyek wisata Bali, seperti Tanah Lot, Alas Kedaton, Bedugul, Ulun Danau Beratan, dan Kebun Raya Eka Karya. Rata-rata obyek wisata itu dikunjungi 500.000 orang tiap tahun. Sarana hotel dan penginapan juga cukup berkembang. Keberadaan obyek wisata dan sarana pendukungnya ini memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD). Total pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, retribusi tempat rekreasi dan olahraga menyumbang 40 persen total PAD.


Sumber Data:
Bali Dalam Angka 2006
(01-10-2006)
BPS Propinsi Bali
Jl. Raya Puputan No.1 Renon, Denpasar
Telp (0361) 238159
Fax (0361) 238162

Sumber :
http://regionalinvestment.com/sipid/id/displayprofil.php?ia=5102

1 komentar: